Tugas Akhir · Teknologi Pertambangan
ANALISIS PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUAN HASIL PELEDAKAN DAN DIGGING TIME ALAT GALI MUAT HITACHI EX2500 DI PT TAMBANG RAYA USAHA TAMA SITE PT BHARINTO EKATAMA, KABUPATEN KUTAI BARAT, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Abstrak
Salah satu kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT Tambang Raya Usaha Tama adalah pengupasan lapisan tanah penutup (overburden) dengan pemboran dan peledakan karena lapisan tanah penutup tersebut sudah tidak dapat digali dengan alat mekanis. Belum optimalnya geometri peledakan yang diterapkan untuk menghasilkan fragmentasi batuan merupakan permasalahan yang sering ditemukan dalam kegiatan peledakan. Fragmentasi batuan juga memberikan pengaruh ke salah satu parameter yang terdapat di produktivitas yaitu waktu menggali material (digging time). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fragmentasi batuan hasil peledakan, menghitung digging time alat gali muat Hitachi EX2500 berdasarkan ukuran fragmentasi dan memberikan rekomendasi geometri peledakan untuk mengoptimalkan fragmentasi batuan guna meningkatkan produktivitas alat gali muat. Untuk mencapai tujuan tersebut, yang pertama dilakukan adalah mempelajari literatur terdahulu. Kemudian pengambilan data berupa geometri peledakan, foto fragmentasi dan digging time alat gali muat. Data tersebut kemudian diolah secara teori menggunakan rumus Kuz-Ram dan foto fragmentasi dengan bantuan software WipFrag. Hasil dari pengolahan tersebut dilakukan beberapa analisis, yaitu analisis geometri, analisis fragmentasi dan analisis digging time. Dari analisis tersebut didapatkan nilai geometri peledakan dengan hasil yang sesuai atau mendekati target ketentuan perusahaan. Apabila menggunakan geometri peledakan dengan burden dan spasi 8x9 m, rata-rata ukuran fragmentasi sebesar 21,24 cm, 25,53 cm, 30,71 cm, 23,19 cm dan ukuran fragmentasi terbesar yang terbentuk adalah 51,3 cm, 56,3 cm, 60,1 cm, 53,2 cm. Pada geometri peledakan percobaan dengan burden dan spasi diubah menjadi 7x8 m yang menghasilkan rata-rata ukuran fragmentasi sebesar 16,52 cm dan ukuran fragmentasi terbesarnya adalah 35 cm. Hasil dari ukuran fragmentasi tersebut mempengaruhi digging time yang dihasilkan oleh alat gali muat. Digging time dari geometri peledakan dengan burden dan spasi 8x9 m yaitu sekitar sekitar 13,07 detik dari ukuran fragmentasi 51,3 cm, 16,41 detik dari ukuran fragmentasi 56,3 cm, 18,01 detik dari ukuran fragmentasi 60,1 cm dan 14,58 detik dari ukuran 53,2 cm. Geometri peledakan percobaan menghasilkan digging time sekitar 12,12 detik dari ukuran fragmentasi 35 cm. Dengan menurunnya nilai fragmentasi batuan dan digging time, kinerja alat gali muat Hitachi EX2500 akan menjadi lebih optimal.
Kata kunci teknologi pertambangan
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
EVALUASI FAKTOR KESERASIAN ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT TERHADAP PRODUKTIVITAS PEMINDAHAN BATUBARA PADA PIT SAMURANGAU D (SM – D) PT KIDECO JAYA AGUNG KALIMANTAN TIMUR
Teknologi Pertambangan Abimanyu Mahardhika Tugas Akhir
-
2022
ANALISIS PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUGAMPING HASIL PELEDAKAN DI PT AKARNA MARINDO, DESA CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT
Teknologi Pertambangan Achmad Parobi Tugas Akhir
-
2022
EVALUASI REVEGETASI DALAM KEGIATAN REKLAMASI PADA LAHAN BEKAS TAMBANG TIMAH AIR JANGKANG 2 PT TIMAH Tbk KABUPATEN BANGKA
Teknologi Pertambangan Ahmad Mujahid Tugas Akhir