Tugas Akhir · Teknologi Geologi
IDENTIFIKASI ZONA MINERALISASI DI DAERAH X WILAYAH KONTRAK KARYA PT INDO MURO KENCANA KABUPATEN MURUNG RAYA, KALIMANTAN TENGAH
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kondisi geologi, melakukan identifikasi karakteristik mineralisasi, serta menentukan zonasi mineralisasi di daerah penelitian dengan acuan pada model sistem mineralisasi epitermal tipe sulfidasi rendah dari Buchanan (1981). Daerah penelitian termasuk dalam wilayah Kontrak Karya PT Indo Muro Kencana, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, yang diketahui memiliki mineralisasi epitermal bersulfida
rendah sebagai hasil dari aktivitas magmatisme pada Oligosen Akhir - Miosen. Metode yang digunakan meliputi pemetaan, pengambilan conto batuan, core logging, serta analisis laboratorium seperti XRD (X-Ray Diffraction), petrografi, dan mineragrafi.
Hasil penelitian menunjukan daerah penelitian memiliki satuan morfologi perbukitan bergelombang hingga tersayat tajam, dengan litologi utama berupa andesite tuff dan urat kuarsa (vein). Daerah penelitian juga memiliki struktur berupa sesar geser yang berperan sebagai mengontrol proses alterasi dan mineralisasi. Zona alterasi menunjukkan perkembangan alterasi silisifikasi ± clay (quartz, illite,
kaolinite) dan argilik (illite, kaolinite, quartz) di permukaan, serta silisifikasi ± clay(quartz, illite, kaolinite), argilik (illite, kaolinite, quartz), dan propylitic (chlorites, epidote, calcite) di bawah permukaan. Urat kuarsa memperlihatkan beragam tekstur, antara lain dog teeth, stockwork, chalcedonic, cockade, comb,saccharoidal,
crustiform, disseminated sulfide, dan sulfide bands. Hasil analisis XRD dan petrografi mengidentifikasi keberadaan mineral quartz, K – Feldspars, illite, kaolinite, dan chlorites, sedangkan mineragrafi menunjukkan mineral bijih berupapyrite (FeS2), galena (PbS), sphalerite (Zn,Fe)S dan chalcopyrite (CuFeS2).
Berdasarkan hasil pemetaan alterasi, analisis laboratorium, serta analisis tekstur urat kuarsa, mineralisasi di daerah ini dikategorikan sebagai endapan epitermal tipe sulfidasi rendah, dengan zonasi mineralisasi berada pada superzone crustiform–colloform (CC) dan crystalline quartz (X), mengacu pada model
Buchanan (1981).
Kata kunci teknologi geologi mineralisasi - t
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
ESTIMASI SUMBERDAYA MINERAL TIMAH ALUVIAL DENGAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTED (IDW) DI AREA PIT ‘X’, DESA MAPUR, KABUPATEN BANGKA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Teknologi Geologi Airi Rinjani Fatimah Hari Tugas Akhir
-
2022
STUDI PEMODELAN KANDUNGAN SULFUR, ABU DAN KALORI PADA BATUBARA SEAM 4470 DAN 4900 DI BLOK 23 DAN 24 PT. TRUBAINDO COAL MINING KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR
Teknologi Geologi Alvi M. Rerizki Tugas Akhir
-
2022
SIFAT FISIK DAN MEKANIKA BATUGAMPING FORMASI RAJAMANDALA, DI DAERAH TAMBANG PT AKARNA MARINDO, DESA CIPATAT, KECAMATAN CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Teknologi Geologi Bima Krisna Komsu Tugas Akhir