TY - THES AU - Ratu Fahriyyah Kahmilah TI - IDENTIFIKASI AREA PEMBENTUK AIR ASAM TAMBANG BERDASARKAN ANALISIS “NAG pH” DAN KORELASINYA DENGAN ALTERASI, OKSIDASI, DAN MINERAL SULFIDA DI PIT X PT J RESOURCES BOLAANG MONGONDOW SITE BAKAN, SULAWESI UTARA PY - 2025 AB - Penelitian ini dilakukan di area tambang Pit X, PT J Resources Bolaang Mongondow Site Bakan, Sulawesi Utara, yang merupakan wilayah dengan potensi tinggi pembentukan air asam tambang (AAT). AAT terbentuk akibat oksidasi mineral sulfida yang menghasilkan asam sulfat dan berpotensi melepaskan logam berat berbahaya. Jika tidak dikendalikan, AAT dapat mencemari air tanah, merusak kualitas lingkungan, dan membahayakan ekosistem. Oleh karena itu, identifikasi dini terhadap material pembentuk AAT dan sebaran areanya menjadi krusial untuk mendukung pengelolaan lingkungan tambang yang berkelanjutan. Pengambilan data dilakukan melalui kegiatan pemetaan geologi lapangan untuk mengidentifikasi satuan litologi dan sebaran material yang berpotensi menghasilkan AAT. Sebanyak 111 sampel batuan dikumpulkan dari beberapa titik di area Pit X, kemudian dianalisis di laboratorium menggunakan metode Net Acid Generation (NAG). Uji NAG dilakukan dengan mereaksikan sampel dengan larutan H₂O₂ untuk mengoksidasi mineral sulfida, kemudian nilai pH larutan hasil reaksi (NAG pH) tersebut diukur. Hasil pengukuran tersebut digunakan sebagai dasar klasifikasi material menjadi Potentially Acid Forming (PAF) atau Non-Acid Forming (NAF). Hasil analisis NAG pH selanjutnya dipetakan untuk mengetahui distribusi zona PAF dan NAF di area penelitian. Berdasarkan hasil analisis NAG pH terhadap 111 sampel batuan tersebut, diketahui bahwa sebaran material Potentially Acid Forming (PAF) dominan berada di bagian timur Pit X, sementara zona Non-Acid Forming (NAF) cenderung tersebar di bagian barat. Temuan ini menunjukkan adanya korelasi antara nilai NAG pH dengan distribusi geologi setempat, yang dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan material dan perencanaan penimbunan. Penggunaan metode NAG pH terbukti efektif sebagai langkah awal dalam mengidentifikasi potensi pembentukan air asam tambang, serta memberikan dasar penting bagi mitigasi risiko lingkungan pada kegiatan pertambangan. M3 - Final Project PB - Teknologi Geologi ER -