Tugas Akhir · Teknologi Pertambangan
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS HAULER HD785-7 DALAM KEGIATAN OVERBURDEN REMOVAL UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI FLEET PC2000-8/21 PADA BULAN OKTOBER 2022 DI PIT PANEL 2 PT BUMA (BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMA) SITE IPR, TABANG, KALIMANTAN TIMUR
Abstrak
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (PT BUMA) merupakan salah satu perusahaan kontraktor pertambangan batubara di Indonesia yang mengerjakan kontrak dengan PT Indonesia Pratama (IPR). Adapun wilayah konsesi penambangan di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. PT BUMA melakukan aktivitas penambangan meliputi kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal), penambangan batubara (coal getting), serta pengangkutan batubara (hauling). Salah satu pit aktif yang ada di site IPR yaitu Pit Panel 2 dengan jumlah fleet sebanyak 12. Berdasarkan data produksi overburden di Pit Panel 2 pada Bulan September 2022 terdapat satu fleet yaitu PC2000-8/21 yang memiliki ketercapaian produksi hanya sebesar 75% dari target produksi 385.000,00 BCM. Pada Bulan Oktober terjadi peningkatan target produksi overburden pada fleet PC2000-8/21 menjadi 410.174,64 BCM sehingga perlu dilakukan upaya optimalisasi agar target produksi overburden pada bulan tersebut dapat tercapai. Berdasarkan analisis di lapangan permasalahan utama yaitu terkait geometri jalan angkut yang belum ideal sesuai dengan standar. Beberapa jalan angkut tambang belum memenuhi standar seperti jalan yang kurang lebar dan grade jalan yang lebih dari 8%. Adapun metode yang digunakan dengan menganalisis geometri jalan dimulai dari pengambilan data aktual kemudian membandingkan dengan standar geometri secara teoritis dan dilakukan perbaikan jalan berupa pelebaran dan penurunan grade jalan angkut. Idealnya untuk hauler HD785-7 lebar jalan lurus 11,060 m untuk satu jalur dan 19,355 m untuk dua jalur serta grade jalan 8%. Grade jalan yang besar berpengaruh terhadap speed atau kecepatan hauler. Perbaikan jalan angkut dengan membagi jalan menjadi 17 segmen. Pelebaran jalan dilakukan di segmen F-G dan J-K sedangkan penurunan grade dilakukan pada segmen G-H, I-J, J-K, dan C2-B2. Pelebaran dan penurunan grade jalan berpengaruh terhadap kecepatan rata-rata hauler HD785-7 dari 18,5 km/jam menjadi 23,5 km/jam dan pencapaian produksi hauler HD785-7 meningkat dari 362.175,48 BCM atau 88% dari target produksi menjadi 424.394,712 BCM atau 103% dari target produksi.
Kata Kunci : fleet, geometri jalan, overburden, produksi, produktivitas
Kata kunci teknologi pertambangan
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
EVALUASI FAKTOR KESERASIAN ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT TERHADAP PRODUKTIVITAS PEMINDAHAN BATUBARA PADA PIT SAMURANGAU D (SM – D) PT KIDECO JAYA AGUNG KALIMANTAN TIMUR
Teknologi Pertambangan Abimanyu Mahardhika Tugas Akhir
-
2022
ANALISIS PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUGAMPING HASIL PELEDAKAN DI PT AKARNA MARINDO, DESA CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT
Teknologi Pertambangan Achmad Parobi Tugas Akhir
-
2022
EVALUASI REVEGETASI DALAM KEGIATAN REKLAMASI PADA LAHAN BEKAS TAMBANG TIMAH AIR JANGKANG 2 PT TIMAH Tbk KABUPATEN BANGKA
Teknologi Pertambangan Ahmad Mujahid Tugas Akhir