Tugas Akhir · Teknologi Geologi
PEMETAAN RINCI BATUGAMPING LOKASI A PT AKARNA MARINDO, DESA CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT
Abstrak
Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas produksi batugamping perlu dilakukannya berbagai upaya perbaikan teknis penambangan. Salah satu kesulitan dalam proses penambangan batugamping ialah hambatan bagi para pekerja oleh adanya variasi jenis batugamping dan struktur geologi yang dijumpai pada batugamping. Dalam penelitian ini dilakukan pemetaan batugamping dan pengukuran strike dan dip pada kekar (fracture) yang ditemukan di lapangan. Analisis terhadap jenis batugamping dan jenis kekar yang dijumpai di lapangan diharapkan dapat mempermudah proses penambangan. Lokasi penelitian dilakukan di lahan tambang IUP milik PT Akarna Marindo, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Barat, Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi rinci, pengukuran struktur geologi berupa kekar – kekar, dan pengujian sifat fisik dan mekanik batugamping. Pemetaan dan pengukuran struktur di lapangan. Sedangkan pengujian sifat fisik dan mekanik batugamping dilakukan di laboratorium. Hasil pengukuran struktur dianalisis menggunakan software Dips. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua jenis batugamping di penelitian, yaitu: batugamping yang didominasi oleh lempung (mud suported limestone) dan batugamping yang didominasi oleh butiran (grain suported limestone). Adapun struktur geologi yang berkembang di lokasi adalah kekar gerus (shear joint) yang kemudian diukur jurus dan kemiringannya. Sementara itu, hasil pengujian sifat fisik dan mekanik batugamping mendapatkan nilai kuat tekan yang cukup keras berkisar antara 46 Megapaskal (Mpa) sampai dengan 92 Mpa. Dari interpretasi hasil analisis data kekar, didapatkan bahwa lokasi penelitian masuk kedalam zona sesar mendatar dengan arah umum tegasan mengarah ke Arah Utara Barat laut – Selatan Tenggara (NNW - SSE). Setelah mengetahui litologi batugamping dan arah tegasan dari struktur geologi di daerah penelitian kemudian dibuat peta geologi daerah penelitian sebagai acuan dalam poses kegiatan pertambangan berlangsung. Sedangkan dari nilai hasil pengujian dibuat peta interpolasi lokasi penelitian berdasarkan hasil uji kuat tekan.
Kata kunci teknologi geologi petrologi
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
ESTIMASI SUMBERDAYA MINERAL TIMAH ALUVIAL DENGAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTED (IDW) DI AREA PIT ‘X’, DESA MAPUR, KABUPATEN BANGKA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Teknologi Geologi Airi Rinjani Fatimah Hari Tugas Akhir
-
2022
STUDI PEMODELAN KANDUNGAN SULFUR, ABU DAN KALORI PADA BATUBARA SEAM 4470 DAN 4900 DI BLOK 23 DAN 24 PT. TRUBAINDO COAL MINING KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR
Teknologi Geologi Alvi M. Rerizki Tugas Akhir
-
2022
SIFAT FISIK DAN MEKANIKA BATUGAMPING FORMASI RAJAMANDALA, DI DAERAH TAMBANG PT AKARNA MARINDO, DESA CIPATAT, KECAMATAN CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Teknologi Geologi Bima Krisna Komsu Tugas Akhir