Tugas Akhir · Teknologi Pertambangan
EVALUASI PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUAN HASIL PELEDAKAN TAMBANG BAWAH TANAH KENCANA PT NUSA HALMAHERA MINERALS KABUPATEN HALMAHERA UTARA PROVINSI MALUKU UTARA
Abstrak
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) merupakan perusahaan pertambangan emas bawah tanah yang beroperasi di Provinsi Maluku Utara. Pada proses kegiatan penambangan tambang bawah tanah di Site Kencana PT Nusa Halmahera Minerals salah satu kegiatan pembongkaran yang diterapkan yaitu menggunakan metode pengeboran dan peledakan. Geometri peledakan yang diterapkan berbeda – beda tergantung operator jumbo drill dan crew charging sehingga dalam hal ini menyebabkan belum optimalnya geometri peledakan dan fragmentasi hasil peledakan yang diharapkan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengkajian ulang terhadap geometri peledakan yang sudah diterapkan oleh perusahaan. Sehingga didapatkan geometri peledakan yang optimal dan menghasilkan ukuran fragmentasi batuan hasil peledakan yang sesuai ketentuan perusahaan. Metode yang digunakan untuk melakukan pengkajian ulang geometri peledakan yaitu menggunakan metode C.L. Jimeno, dengan melakukan pengurangan jumlah lubang dan bahan peledak. Dari data geometri peledakan aktual didapat jumlah rata-rata lubang sebanyak 51 lubang diantaranya 47 lubang ledak dan 4 lubang kosong, penggunaan bahan peledak sebanyak 212,54 kg, powder factor sebesar 1,07 kg/ton. Fragmentasi yang dihasilkan dari metode Kuz-Ram untuk rata – rata ukuran sebesar 7,09 cm, indeks keseragaman 2,07, karakteristik ukuran 4,99, dan untuk material yang tertahan pada ayakan 70 cm sebanyak 0,1 % sedangkan fragmentasi yang dihasilkan dari metode image analysis untuk rata – rata ukuran 7,55 cm, indeks keseragaman 0,95, dan rata -rata ukuran terbesar 38,02 cm. Kemudian untuk cut advance dari geometri aktual diperoleh 2,38 m. Dari data geometri peledakan rekomendasi yang telah di uji coba didapat jumlah rata – rata lubang sebanyak 37 lubang diantaranya 33 lubang ledak dan 4 lubang kosong, penggunaan bahan peledak sebanyak 175,40 kg, powder factor sebesar 1,02 kg/ton. Fragmentasi yang dihasilkan dari metode Kuz-Ram untuk rata – rata ukuran sebesar 7,28 cm, indeks keseragaman 2,06, karakteristik ukuran 2,06, dan untuk material yang tertahan pada ayakan 70 cm sebanyak 0,0% sedangkan fragmentasi yang dihasilkan dari dari metode image analysis untuk rata-rata ukuran 5,78 cm, indeks keseragaman 0,89, dan rata -rata ukuran terbesar 33,26 cm. Hasil cut advance dari geometri rekomendasi diperoleh 2,28m.
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
STUDI MINERALOGI BIJIH DI AREA PIT ARS, PT J RESOURCES BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA
Teknologi Geologi TANGKAWAROW, Abraham Brami Tugas Akhir
-
2022
ESTIMASI SUMBERDAYA MINERAL TIMAH ALUVIAL DENGAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTED (IDW) DI AREA PIT ‘X’, DESA MAPUR, KABUPATEN BANGKA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Teknologi Geologi Airi Rinjani Fatimah Hari Tugas Akhir
-
2022
STUDI PEMODELAN KANDUNGAN SULFUR, ABU DAN KALORI PADA BATUBARA SEAM 4470 DAN 4900 DI BLOK 23 DAN 24 PT. TRUBAINDO COAL MINING KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR
Teknologi Geologi Alvi M. Rerizki Tugas Akhir