Tugas Akhir · Teknologi Geologi
KARAKTERISASI BATUAN INDUK SUMBER LATERIT NIKEL DI BLOK X PT SULAWESI CAHAYA MINERAL KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA
Abstrak
Daerah penelitian merupakan daerah yang terdapat pada kompleks batuan ultramafik yang terdiri dari yang tersusun dari peridotit, Dunit dan serpentinit.. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi Karakterisasi batuan induk (Bedrock) umber laterit nikel pada batuan dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah magnetic susceptibility (Magsus), petrografi serta observasi lapangan terhadap singkapan dan titik bor. Menghasilkan dua data berupa data primer berupa pemetaan geologi menghasilkan 13 sampel datsampel batuan sebanyak 4 sampel batuan induk yang kemudian dilakukan analisis petrografi dan pengukuran magnetic susceptibility (Magsus) berupa tingkat serpentinisasi terhadap 4 sampel batuan induk. dan data sekunder berupa 21 titik bor yang menghasilkan data assay, Berdasarkan analisis data primer dan sekunder diperoleh persebaranbatuan induknya hanya terdapat satu jenis batuan induk pada daerah penelitian satuan batuan peridotit jenis hazburgit. Dengan mineral penciri yaitu olivine, orthopiroksen, mineral serpentin dan mineral opak yang diidentifikasi sebagai chromite. Secara Karakteristik batuan dasar dari daerah penelitian memiliki tingkat serpentinisasi sedang, serta secara mikrokopis selain itu ditunjukan dari data assay memiliki kelimpahan dalam unsur MgO, SiO2 dan Fe yang relatif sedikit. Selain itu juga pengkayaan Fe pada zona - zona bagian atas atau limonit, dengan nilai Fe pada zona limonit berada pada nilai 35.88% – 52.08%, hal ini berhubungan dengan sifat mobilitas unsur ditandai dengan adanya pembentukan iron cap atau zona - zona ferricrite atau Pisolith Iron Stone. Pembagian satuan batuan di daerah penelitian didasarkan pada ciri litologi yang didapatkan dari data pemetaan serta data assay. Maka persebaran endapan laterit nikel pada daerah penelitian merupakan satuan batuan ultramafik dengan jenis hazburgit.
Kata Kunci: batuan dasar, laterit nikel, Sulawesi Tenggara, ultramafik
Kata kunci teknologi geologi petrologi
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
ESTIMASI SUMBERDAYA MINERAL TIMAH ALUVIAL DENGAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTED (IDW) DI AREA PIT ‘X’, DESA MAPUR, KABUPATEN BANGKA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Teknologi Geologi Airi Rinjani Fatimah Hari Tugas Akhir
-
2022
STUDI PEMODELAN KANDUNGAN SULFUR, ABU DAN KALORI PADA BATUBARA SEAM 4470 DAN 4900 DI BLOK 23 DAN 24 PT. TRUBAINDO COAL MINING KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR
Teknologi Geologi Alvi M. Rerizki Tugas Akhir
-
2022
SIFAT FISIK DAN MEKANIKA BATUGAMPING FORMASI RAJAMANDALA, DI DAERAH TAMBANG PT AKARNA MARINDO, DESA CIPATAT, KECAMATAN CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Teknologi Geologi Bima Krisna Komsu Tugas Akhir