Tugas Akhir · Teknologi Geologi
KARAKTERISTIK ENDAPAN LATERIT NIKEL-KOBALT BERDASARKAN ANALISIS GEOLOGICAL LOGGING DAN GEOKIMIA DI BLOK TIMUR PULAU SEBUKU, KALIMANTAN SELATAN
Abstrak
Studi ini dilaksanakan di area tambang IUP PT. Sebuku Iron Lateritic Ores di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Pulau Kalimantan memiliki struktur tektonik yang kompleks karena adanya subduksi lempeng Hindia-Australia yang bergerak ke arah utara, dan disusul oleh kolisi antara daratan Sunda dan mikro lempeng Paternoster yang mendorong ke arah barat, yang menghasilkan tinggian Meratus. Di ketinggian ini terdapat ofiolit yang mengandung batuan ultramafik, gabbro, dan basal yang dilapisi oleh rijang, dan batuan vulkanik serta sedimen laut. Batuan ultramafik inilah sumber nikel-kobal laterit seperti yang dijumpai di daerah studi. Tujuan studi ini adalah mengetahui karakteristik endapan laterit nikel-kobalt berdasarkan metode geological logging, analisa geokimia, XRF(X-Ray fluresscene), dan petrografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik endapan laterit pada 3 lubang bor penelitian dari paling atas ke paling bawah terdiri atas: Zona Laterit (limonit) yang terdiri dari Red Limonit dan Yellow Limonit; Zona Saprolit yang terdiri dari Earthy Saprolit, Saprolit, Rocky Saprolit dan Hard Saprolit; dan zona paling bawah berupa batuan dasar (bedrock). Karakteristik fisik dan komposisi kimia laterit nikel-kobalt di daerah penelitian berbeda-beda. Endapan laterit nikel kadar rendah (0.04-0.3%) berwarna abu kehijauan dengan tingkat pelapukan sedang, dan kandungan mineral berupa serpentin, magnetit, antigorit, piroksen, plagioklas. Laterit kobalt kadar rendah (0.005%) berwarna abu kehijauan, tingkat pelapukan sedang, dan komposisi mineral berupa antigorit, serpentin, magnetit. Endapan laterit nikel medium (0.63%) berwarna abu kehijauan, lapuk rendah-sedang, dan mineral penyusun berupa serpentin, kaolin, goetit, magnetit. Laterit kobalt medium (0.09-0.15%) berwarna coklat kehitaman, pelapukan tinggi, dan mineral penyusun berupa hematit, goetit, limonit, magnetit. Endapan laterit nikel kadar tinggi (0.93-1.13%) berwarna coklat kekuningan, pelapukan rendah-sedang, komposisi mineral berupa serpentin, mangan, dan limonit. Sedangkan laterit kobalt kadar tinggi (0.17-0.27%) berwarna kuning kecoklatan, melapuk sedang, dengan komposisi mineral berupa limonit, goetit, magnetit, mangan.
Kata kunci : Endapan laterit nikel, kobalt, geological logging, analisis geokimia, analisa petrografi.
Kata kunci teknologi geologi geokimia
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
ESTIMASI SUMBERDAYA MINERAL TIMAH ALUVIAL DENGAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTED (IDW) DI AREA PIT ‘X’, DESA MAPUR, KABUPATEN BANGKA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Teknologi Geologi Airi Rinjani Fatimah Hari Tugas Akhir
-
2022
STUDI PEMODELAN KANDUNGAN SULFUR, ABU DAN KALORI PADA BATUBARA SEAM 4470 DAN 4900 DI BLOK 23 DAN 24 PT. TRUBAINDO COAL MINING KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR
Teknologi Geologi Alvi M. Rerizki Tugas Akhir
-
2022
SIFAT FISIK DAN MEKANIKA BATUGAMPING FORMASI RAJAMANDALA, DI DAERAH TAMBANG PT AKARNA MARINDO, DESA CIPATAT, KECAMATAN CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Teknologi Geologi Bima Krisna Komsu Tugas Akhir