Tugas Akhir · Teknologi Metalurgi
PENGARUH PENAMBAHAN LEAD NITRATE DALAM PROSES PRE – LEACHING DAN LEACHING TERHADAP EKSTRAKSI EMAS MINERAL SULFIDA SKALA LABORATORIUM DI PT AGINCOURT RESOURCES
Abstrak
PT Agincourt Resources (PTAR) fokus pada produksi emas dan perak menggunakan metode hidrometalurgi, khususnya cyanide leaching. Proses ini menggunakan sianida untuk mengekstraksi emas dari bijihnya dengan membentuk ion kompleks sianida emas ([Au(CN)2]−) yang larut dalam larutan, memisahkan emas dari mineral lainnya secara efisien. Saat ini, PTAR menghadapi perubahan dari zona oksidasi ke zona transisi dengan kandungan sulfida yang tinggi, yang mengurangi efisiensi ekstraksi emas.
Sulfida dalam bijih emas mengonsumsi oksigen dan sianida serta membentuk lapisan pasif pada butiran emas, memperlambat pelarutan emas. Penambahan lead nitrat telah terbukti efektif dalam meminimalkan pasivasi ini. Studi ini menyelidiki dampak proses pelindian bijih emas sulfida menggunakan metode pelindian agitasi. Mineral sulfida seperti pirit (FeS2), arsenopirit (FeAsS), kalkopirit (CuFeS2), galena (PbS), dan spalerit (ZnS) dapat mengurangi efisiensi ekstraksi emas dengan menyerapnya dari larutan sianida. Semakin tinggi kandungan sulfida dalam bijih emas, semakin sulit untuk mengekstrak emas.
Eksperimen dalam studi ini melibatkan variasi konsentrasi PbNO3 (50, 100,150, 300, dan 1000 ppm) serta variasi kandungan sulfida dalam bijih emas. Sulfida dapat menghambat proses ekstraksi dengan membentuk lapisan oksida atau hidroksida yang menghalangi kontak emas dengan larutan sianida dan menyerap emas ke permukaannya. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat ekstraksi emas dan perak melalui metode pelindian agitasi dan penggunaan PbNO3.
Penggunaan lead nitrate dalam proses pre-leaching dapat meningkatkan persentase ekstraksi emas secara signifikan. Hal ini terlihat dari perbandingan hasil pengujian tanpa lead nitrate dan setelah penggunaan lead nitrate. Tanpa lead nitrate, kandungan emas dalam larutan sekitar 67,2% untuk kandungan sulfida rendah, sekitar 57,7% untuk kandungan sulfida sedang, dan sekitar 29,7% untuk kandungan sulfida tinggi. Namun, setelah penggunaan lead nitrate, terjadi peningkatan kandungan emas dalam setiap pengujian, meskipun kandungan mineral sulfida berbeda-beda.
Kata kunci Emas Cyanide Leaching Sullfida Lead Nitrate Oksigen
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2024
ROOT CAUSE ANALYSIS KERUSAKAN HEATER PADA HIGH SPEED GOLD ELECTROREFINING PT ANEKA TAMBANG UNIT BISINIS PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN LOGAM MULIA
Teknologi Metalurgi Aloysius Gonzaga Djarot Laksono Abisai Tugas Akhir
-
2024
STUDI PENGARUH VARIASI UKURAN BIJIH TERHADAP KEEFEKTIFAN PROSES EKSTRAKSI EMAS DENGAN METODE PELINDIAN TUMPUKAN
Teknologi Metalurgi Christina Wiku Gita Tugas Akhir
-
2024
PENGARUH PENGINJEKSIAN HIDROGEN PEROKSIDA PADA TAHAP PRE-TREATMENT DI PROSES PELINDIAN MENGGUNAKAN AGITATION LEACH DI PT ANTAM UNITBISNIS PERTAMBANGAN EMAS PONGKOR, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT
Teknologi Metalurgi Muhammad Ali Alfianindra Tugas Akhir