Tugas Akhir · Teknologi Geologi
KARAKTERISTIK LITOLOGI DAN MINERALISASI QUARTZ-CARBONATE VEIN DAERAH SUNGAI PINANG PT SEBUKU IRON LATERITIC ORES, PULAU SEBUKU, KALIMANTAN SELATAN
Abstrak
Daerah Penelitian berada di PT Pulau Sebuku Iron Lateritic Ores, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini berisikan mengenai karakteristik litologi dan mineralisasi yang berada di Daerah Sungai Pinang. Secara Astronomis termasuk ke dalam koordinat di UTM WGS84 Zona 50S. Secara Geomorfologi, daerah penelitian termasuk ke dalam satuan morfologi daratan tererosi, perbukitan intrusi dandataran banjir. Penelitian difokuskan pada data bawah permukaan yang diambil dari 1 lubang bor. Tujuan dari penelitian ini hanya untuk mengetahui mineral beserta komposisi batuan samping untuk mengetahui klasifikasi batuan, mengetahui mineralogi dan tekstur bijih pada urat kuarsa-karbonat di daerah penelitian, mengetahui jenis mineral lempung yang terbentuk pada batuan samping di daerah penelitian. Metode penelitian yang digunakan berupa analisis megaskopis dan analisis laboratorium yang mencakup analisis mineragrafi, analisis petrografi, Inductively Coupled Plama-Mass Spectrometry (ICP-MS), X-Ray Fluorescene (XRF), dan X-Ray Diffraction (XRD). Hasil penelitian menunjukan batuan samping yang menjadi hostrock mineralisasi yan terbentuk di daerah penelitian adalah batuan sedimen yang mengalami proses metamorfisme (metasedimen) berupa metabatupasir dan metabatulanau. Selain itu, terdapat batuan intrusi (sill-Intrusion) berupa diabas dan gabro. Batuan samping tersebut mengalami alterasi kloritisasi, albitisasi±karbonatisasi dan alterasi klorit ± dickite ± albit ± kristobalit. Mineralisasi yang terbentuk berupa veinletzone, dissiminated, dan Hydrotermal Breccia. Pada sayatan poles mineralisasi ditemukan mineral base metals wolframit ((Fe,Mn)WO4), galena (PbS), Bornit (Cu3FeS4) dan Scheelite (CaWO4). Selain itu, kehadiran mineral sulfida yang mendominasi berupa arsenopirit (FeAsS), pirit (FeS2), dan pirhotit (FeS). Hasil ICP-MS terhadap zona mineralisasi menujukan kandungan base metals Au mencapai 0,103 ppm, Ag mencapai 0,588 ppm, As mencapai 691,699 ppm, Ba mencapai 1023,961 ppm, Cu mencapai 78,995 ppm, Pb mencapai 29,234 ppm, Zn mencapai 171,588 ppm, Sb mencapai 50,109 ppm, dan W mencapai 529,232 ppm. Berdasarkan hasil penelitian, daerah penelitian memiliki endapan quartz-carbonate dengan anomali base metals.
Kata Kunci: base metals, metasedimen, Pulau Sebuku, quartz-carbonate
Kata kunci teknologi geologi litologi
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
ESTIMASI SUMBERDAYA MINERAL TIMAH ALUVIAL DENGAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTED (IDW) DI AREA PIT ‘X’, DESA MAPUR, KABUPATEN BANGKA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Teknologi Geologi Airi Rinjani Fatimah Hari Tugas Akhir
-
2022
STUDI PEMODELAN KANDUNGAN SULFUR, ABU DAN KALORI PADA BATUBARA SEAM 4470 DAN 4900 DI BLOK 23 DAN 24 PT. TRUBAINDO COAL MINING KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR
Teknologi Geologi Alvi M. Rerizki Tugas Akhir
-
2022
SIFAT FISIK DAN MEKANIKA BATUGAMPING FORMASI RAJAMANDALA, DI DAERAH TAMBANG PT AKARNA MARINDO, DESA CIPATAT, KECAMATAN CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Teknologi Geologi Bima Krisna Komsu Tugas Akhir