Tugas Akhir · Teknologi Metalurgi
PENGARUH LINGKUNGAN DAN SIFAT FISIK TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA (STUDI KASUS DI PT KALIMANTAN PRIMA PERSADA SITE RANT)
Abstrak
Kualitas batubara sebagai sumber energi sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan komposisi residu anorganik. Kandungan moisture dan ash (abu) dalam batubara merupakan dua faktor utama yang dapat menurunkan nilai kalor atau Gross Calorific Value (GCV). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana faktor lingkungan, khususnya curah hujan, serta kandungan ash dalam batubara mempengaruhi GCV. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana curah hujan mempengaruhi kandungan moisture dalam batubara, dampak moisture terhadap GCV, serta membandingkan pengaruh total moisture dan ash terhadap GCV. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder dari hasil uji laboratorium batubara. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana untuk melihat hubungan antara moisture dan GCV serta antara ash dan GCV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan yang tinggi berkontribusi terhadap peningkatan kadar total moisture dalam batubara, dimana 80,1% dipengaruhi oleh curah hujan dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil analisisis pengaruh total moisture dan ash terhadap GCV. Ditemukan bahwa total moisture memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap penurunan nilai kalor dibandingkan dengan ash. Hal ini terlihat dari koefisien determinasi (R²) yang lebih tinggi pada total moisture sebesar 77,71% sedangkan ash hanya 2,76%. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa strategi direkomendasikan untuk mengurangi dampak moisture terhadap kualitas batubara. Pertama, meningkatkan sistem penyimpanan batubara dengan penggunaan tumpukan tertutup atau penutup sementara untuk menghindari paparan langsung terhadap hujan. Kedua, mengoptimalkan sistem drainase di area penyimpanan untuk mengurangi penyerapan air ke dalam batubara. Ketiga, menerapkan teknologi pengeringan batubara sebelum digunakan untuk meningkatkan efisiensi pembakaran, terutama di PLTU. Keempat, melakukan pencampuran batubara dengan kadar moisture yang lebih rendah untuk menyesuaikan spesifikasi dengan kebutuhan industri pengguna.
Kata kunci teknologi metalurgi batubara - t
Berkas
Belum ada berkas yang diunggah.
Karya terkait
-
2022
ANALISIS KARAKTERISASI BIJIH EMAS MENGGUNAKAN METODE GOLD DEPORTMENT DI PT SUCOFINDO
Teknologi Metalurgi Aditya Meilany Histy Tugas Akhir
-
2022
ANALISIS LAJU AERASI DAN WAKTU PELINDIAN TERHADAP PERSEN EKSTRAKSI EMAS PADA PROSES PELINDIAN EMAS MENGGUNAKAN TANGKI FLOTASI DENGAN METODE SIANIDASI
Teknologi Metalurgi Annisa Chitra Alviana Tugas Akhir
-
2022
ROOT CAUSE ANALYSIS TIDAK BEROPERASINYA ROTARY KILN DI PT INDONESIA WEDA BAY INDUSTRIAL PARK
Teknologi Metalurgi Aqil Syauqi Tugas Akhir